Sarana Jalan Wisata Kedung Tumpang dan Sanggar Digarap Usai PAK 2016

Pemerintah Kabupaten Tulungagung dan Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur akhirnya menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) kerjasama pengelolaan sejumlah objek wisata di dalam areal lahan hutan negara yang ada di daerah tersebut. Prosesi penandatangan MoU dilakukan langsung oleh Bupati Tulungagung Syahri Mulyo SE, M.Si dengan Kepala Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Kediri Maman Rosmantika serta KPH Blitar Haris Suseso beberapa waktu lalu, di
Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa.
   
Nota kesepakatan tersebut dihadiri, Ketua DPRD Tulungagung Supriyono SE,MSi, Wabup Drs.Maryoto Bhirowo MM serta sejumlah pejabat SKPD (satuan kerja perangkat daerah) dan beberapa pejabat danramil setempat. ”Intinya nota kesepahaman yang ditandatangani baru sebatas kesepakatan untuk bekerja sama saling menguntungkan, antara Pemkab Tulungagung dengan Perhutani Divre Jatim,” ungkap Bupati Syahri Senin (18/4).
   
Ditegaskan, nota kesepahaman masih bersifat umum, namun yang didahulukan adalah sarana jalan menuju obyek wisata pantai Kedung Tumpang di Kecamatan Pucanglaban serta obyek wisata pantai Sanggar di Kecamatan Tanggunggunung ”Nanti setelah Perubahan Anggaran Keuangan ( PAK) bulan Juni 2016 sudah mulai digarap sarana tersebut” ungkapnya. Diakui pihaknya melalui Dinas PU dan Permukiman Bina Marga Cipta Karya pernah mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 600 Juta, tetapi dikembalikan ini menyusul saat itu belum ada kesepakatan kerjasama atau MoU. Jelasnya.
   
Menurut Syahri, MoU lanjutan akan dilakukan di titik objek lokasi wisata yang dikerjasamakan antara pemerintah daerah dengan pihak perhutani.Dalam kontrak kerjasama, Syahri mengatakan pengelolaan kawasan wisata dilakukan sepenuhnya oleh pemerintah daerah, sementara perhutani hanya penyediaan lahan.”Ke depan, konsep pengelolaan dilakukan sepenuhnya oleh pemda dengan system bagi hasil 80 persen untuk daerah dan 20 persen untuk perhutani,” paparnya.
   
Dituturkan Bupati Syahri, Jika Pantai Kedung Tumpang berada di Kecamatan Pucanglaban yang panoramanya begitu indah seperti telaga,untuk obyek wisata pantai Sanggar atau Sanggaria terletak di Desa Jengglungharjo Kecamatan Tanggunggunung Kabupaten Tulungagung.Posisi pantai ini sebenarnya sangat dekat dengan pantai Sine, hanya berjarak sekitar 3 km (jarak lurus/udara) di sebelah baratnya Pantai Sine.Diantara Sine dan Sanggar ada lagi sebuah Pantai yaitu Pantai Ngalur.
   
Pantai Ngalur ini jaraknya lebih dekat dengan Sine, hanya sekitar 2,5 km saja. Sedangkan di sisi Barat Pantai Sanggar ada sebuah perbukitan yang di saat-saat tertentu seperti menyemburkan uap konon bisa mencapai setinggi 25 meter. Tempat ini dinamakan Pantai Pathok Gebang.Jika Area Wisata Sine - Ngalur - Sanggar dan Pathok Gebang dibuka, maka akan menjadi primadona baru pecinta wisata di Jawa Timur mau pun wisatawan domestik/nasional, tuturnya.
   
Sasaran obyek wisata yang akan digarap seluruhnya ada delapan objek wisata diantaranya tujuh wisata pantai, dan satu wisata air terjun. Untuk wisata pantai antara lain Pantai Kedung Tumpang, Sanggar, Sine, Coro, Bayem, Klatak, dan Banyu Muluk.Sedang untuk obyek wisata kawasan air terjun yang dikelola adalah Sumber air terjun Lawean yang berada di Kecamatan Sendang. (ag/Sidik Nusantara)